AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah Kota Surabaya, Jatim, tahun anggaran 2019 tidak menganggarkan usulan Pemkot Surabaya terkait pembangunan tempat

Surabaya – Dinas Lingkungan Hidup DLH Surabaya menyebut pembangunan tempat pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun B3 di Surabaya dapat mengurangi pelanggaran industri. Sesuai izin yang dikeluarkan pemerintah pusat, pengelolaan limbah rencananya akan dibangun di wilayah Tambak Oso Wilangun. Menurutnya, pelanggaran yang terjadi disebabkan mahalnya biaya transportasi pengolahan limbah B3 dari Surabaya ke Mojokerto hingga Jawa Barat.
BATU(SurabayaPost.id) - Di Kota Batu, diketahui hanya lima hotel yang memiliki pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun ( B3). Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aries Setiawan, Minggu (2/4/2021). "Padahal hal itu mutlak dilakukan sebagaimana telah dituangkan dalam PP nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan
PT Arah Environmental Indonesia ARAH memulai operasinya di Surabaya pada Juni 2012, dengan lokasi kantor cabang pertama di Komplek Ruko Rungkut Megah Raya, Surabaya. Seiring dengan perkembangan usaha, pada awal 2020, kantor ARAH Surabaya berpindah lokasi ke Jl. Rungkut Madya Ruko Grand City Regency A 15. Sejak awal kehadirannya di Surabaya, ARAH terus melengkapi diri dengan berbagai fasilitas untuk mendukung kegiatan operasionalnya. Contohnya, pada September 2018, ARAH menambah fasilitas pengumpulan limbah di Driyorejo Gresik dengan kontainer dan cold storage yang mampu menyimpan limbah B3 medis lebih lama. Dengan penambahan fasilitas pengumpulan, maka ARAH Surabaya dapat menawarkan layanannya ke lebih banyak pelanggan, mulai dari layanan pengangkutan, pengumpulan, hingga pengolahan limbah B3. Armada Pengangkutan Limbah di Jawa Timur Saat ini, seluruh armada-armada ARAH dilengkapi dengan GPS tracking system dan kamera untuk memonitor dan memastikan keamanan dan kenyamanan, serta kelancaran operasional. Armada ARAH dilengkapi dengan GPS tracking system dan kamera keamanan. Dok. ARAH Pelanggan ARAH di Jawa Timur Di Jawa Timur, ARAH telah memiliki ratusan pelanggan yang tersebar di berbagai area. Di antara mereka adalah pelanggan yang bergerak di bidang peternakan, seperti PT Charoen Pokphand Jaya Farm yang memiliki beberapa lokasi usaha di Jawa Timur dan Bali, PT. Santosa Agrindo JAPFA, serta PT Satwa Utama yang memiliki lokasi usaha di Pasuruan dan Jombang. Fasilitas pengumpulan ARAH di Gresik. Dok. ARAH Selain itu, ARAH Surabaya juga mengelola limbah B3 medis yang dihasilkan oleh berbagai fasilitas pelayanan kesehatan fasyankes di Jawa Timur, seperti RSUD, rumah sakit swasta, dan klinik. Beberapa pelanggan fasyankes yang dilayani oleh ARAH Surabaya dalam pengelolaan limbah medis, antara lain PT Nusantara Medika Utama NMU Group yang memiliki beberapa rumah sakit dan klinik yang tersebar di Jawa Timur, serta beberapa jaringan klinik yang mempunyai cabang-cabang pelayanan di berbagai kota, seperti Natasha, ZAP, Nayaka, Navaagreen, Klinik KAI, dan Apotek Kimia Farma. Tim ARAH siap melakukan pengangkutan limbah B3 di salah satu fasilitas pelanggan di Surabaya. Dok. ARAH Area Layanan Pengelolaan Limbah B3 di Jawa Timur Hingga saat ini, layanan pengelolaan limbah B3 yang disediakan oleh ARAH telah menjangkau hampir seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur, dengan pengelompokan area layanan sebagai berikut Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan Kediri, Nganjuk, Blitar Tulungagung, Trenggalek Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep Bojonegoro, Tuban, Lamongan Melayani dengan Dukungan Teknologi Seiring dengan berkembangnya ARAH, beragam inovasi teknologi telah diterapkan untuk mendukung kelancaran operasional. Manfaat penerapan teknologi ini bisa dinikmati oleh internal perusahaan maupun para pelanggan. Beberapa inovasi tersebut di antaranya, penerapan e-registration registrasi elektronik dan e-signature tanda tangan elektronik. Penerapan keduanya sangat membantu pelanggan, terutama di masa pandemi, di mana tatap muka menjadi suatu hal yang sulit dilakukan. Dengan adanya e-registration dan e-signature, pelanggan tak perlu melakukan tatap muka langsung untuk mengurus proses kerja sama karena dapat dilakukan secara digital, mulai dari pendaftaran hingga penandatanganan kontrak. ARAH memberikan pelayanan pengangkutan limbah sesuai dengan jadwal serta menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja. Dok. ARAH Di sisi internal, ARAH menerapkan teknologi smart scheduling and routing system dalam melakukan penjadwalan pengangkutan limbah. Dengan penerapan teknologi tersebut, ARAH dapat memberikan pelayanan pengangkutan limbah sesuai dengan jadwal, serta proses pengambilan limbah sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja K3. Selain itu, pelanggan juga dapat melakukan perencanaan pengelolaan limbah dengan baik. ARAH juga menerapkan teknologi untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran tagihan, dengan menggunakan rekening virtual virtual account yang dapat diakses melalui fasilitas bank dan beragam layanan dompet digital. Tim ARAH Surabaya siap membantu Anda. Dok. ARAH ARAH berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab bagi para pelanggan. Dalam menangani limbah, ARAH menerapkan standar operasional prosedur SOP yang terintegrasi, melindungi lingkungan, rutin melakukan pelatihan sumber daya manusia SDM, serta menjalankan pekerjaan sesuai dengan standar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK. Kontak ARAH Jawa Timur Untuk memberikan dukungan serta kemudahan berkomunikasi dengan pelanggan, ARAH membuka layanan ARAH Call Center yang dapat dihubungi di nomor 021-5088-0198 atau melalui WhatsApp di 0813-1111-6800. Pelanggan dan calon pelanggan di Jawa Timur yang ingin bekerja sama dengan ARAH juga dapat menghubungi kontak ARAH Surabaya di nomor 031-878-3408 atau 031-872-2981.
Katakunci: Pengelolaan, Limbah Padat B3, Rumah Sakit Haji Hospital is a government-owned hospital, classified as type B. Equipped with various health facilities and visited by 2,888 people/day, Haji hosptali generates a large number of solid wastes. Based on the field observation that has been done, the management of solid hazardous waste in
Surabaya - Limbah medis menjadi persoalan tersendiri bagi kota besar seperti Surabaya mengingat banyaknya jumlah rumah sakit yang ada di kota ini. Tak heran bila kemudian biaya yang dibutuhkan untuk mengolah limbah medis di Surabaya sangat Dinas Kesehatan Dinkes Surabaya Febria Rachmanita mengungkapkan, biaya pengolahan limbah medis di Surabaya mencapai Rp 1 miliar pertahun. Namun menurut Febria, alasannya lebih karena pemkot masih menggunakan pihak swasta sebagi pengelolah limbah. "Kita selama ini pakai pihak swasta, dan itu tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan dalam tiap tahun. Sekitar Rp 1 miliar," kata Febria kepada detikcom, Selasa 4/12/2018.Diungkapkan Febria, dalam sehari saja, limbah medis yang dihasilkan seluruh rumah sakit di Surabaya mencapai 8 ton. Itu berarti dalam setiap bulannya limbah medis yang dihasilkan bisa mencapai 240 ribu kg. Untuk itu, ia menilai kebutuhan untuk membangun fasilitas pengolahan limbah medis sendiri di Surabaya sudah sangat mendesak."Rencananya nanti dalam waktu dekat pihak Kementerian LHK akan membantu kita dalam proses perizinan," beber mengaku, rencana untuk membangun pengelolaan limbah medis juga sudah mendapat lampu hijau dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Dari Kementerian LHK sendiri menyarankan agar dibentuk Unit Pelaksana Teknis Terpadu UPTD sebagai pengelola limbah medis."Pihak kementerian LHK menyarankan membentuk UPTD dan Bu Wali juga sudah sepakat," tandas dikonfirmasi, Kementerian LHK mengaku mendukung langkah Pemkot Surabaya membangun fasilitas pengelolaan limbah medis. Hal itu juga didasarkan atas fakta bahwa jumlah limbah medis di Indonesia tak sebanding dengan fasilitas pengelolaan limbah yang ada."Karena memang saat ini, jumlah limbah medis tidak seimbang dengan fasilitas pengolahan limbah," kata Kepala Seksi Pengolahan Limbah B3 Kementerian LHK, Sortawati Siregar secara ini, lanjut Sortawati, berdasarkan data dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia PERSI terdapat rumah sakit di seluruh Indonesia. Dari angka itu hanya 98 rumah sakit yang mempunyai izin pengolahan limbah medis. Sementara itu jasa pengelola limbah yang beroperasi di Indonesia hanya berjumlah enam."Maka dari itu, kami sangat mendukung langkah Pemkot Surabaya membangun pengelolaan limbah B3. Tapi kami memberi masukan agar nantinya dibentuk BUMD atau UPTD," pungkasnya. lll/lll

Pengelolaanlimbah B3 didefinisikan sebagai rangkaian kegiatan yang meliputi pengurangan,penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan dan penimbunan, Dumping (pembuangan). Sehubungan dengan hal tersebut, ketentuan-ketentuan yang adadalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 berlaku bagi : 1.

Surabaya - Jawa Timur Jatim akan memiliki dua fasilitas pengolahan limbah B3. Fasilitas ini akan menambah fasilitas pengolahan limbah setelah 25 tahun Indonesia hanya memiliki fasilitas tersebut di Cileungsi, Bogor. Serba Dinamik Internasional Ltd SDI Ltd, perusahaan asal Inggris akan investasi dalam pembangunan pusat pengolahan limbah industri dan bahan beracun dan berbahaya B3 di Mojokerto, Jawa Timur. Perwakilan SDI Ltd telah teken nota kesepahaman MoU bersama PT Jatim Grha Utama PT JGU Badan Usaha Milik Daerah di Jawa Timur. Tahap awal, SDI bakal investasi Rp 500 miliar. "SDI dari UK United Kingdom/Inggris di tahap awal ini sebelum investasi, mesti melakukan kajian lebih detail. Secara teknis, bisnis dan finansial," ujar Direktur Utama PT JGU, Mirza Muttaqien, seperti melansir Rabu 28/8/2019. Tanggapan Khofifah soal Pembangunan Pusat Pengelolaan Limbah B3 di Lamongan Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Asalnya Bersih-Bersih Puncak Everest Bakal Bawa Turun Kilogram Sampah PT JGU adalah BUMD Jatim yang dapat tugas mengerjakan pembangunan pengelolaan limbah B3 di Dawarblandong, Mojokerto oleh pemerintahan Gubernur Jawa Timur sebelumnya Soekarwo. Mirza menuturkan, selain APBD yang sudah dikeluarkan untuk pembebasan lahan di Desa Cendoro, Dawarblandong, Mojokerto, Pemprov Jawa Timur tidak perlu keluarkan dana. "Sepenuhnya pembangunan akan dibiayai investasi dari SDI. Tahap pertama nanti, minimal Rp 500 miliar. Tapi akan berkembang sampai angka Rp 1 triliunan," kata dia. Fasilitas pengolahan B3 ini butuh lahan seluas 57 hektare ha. Sudah sebagian dari kebutuhan lahan milik Perhutani yang sudah terbebaskan. Mirza menuturkan, hal itu sudah cukup untuk pembangunan tahap awal. Mirza mengungkapkan, fasilitas pengelolaan limbah B3 di Mojokerto akan lebih kompleks dari pengolahan limbah yang ada di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Ada tiga jenis limbah yang akan diolah. "Awal nanti yang dibangun untuk limbah medis, kedua, nanti mungkin untuk oil and gas. Berikutnya nanti lebih pada pengolahan municipal waste, untuk sampah perkotaan,” kata dia. Sedangkan pengolahan limbah di Cileungsi lebih banyak pada secure landfill atau sanitary landfill. Tipe pengolahan limbah seperti itu seperti yang akan dibangun di Lamongan, Jawa Timur. PT JGU juga terlibat dalam pembangunan proyek di Kecamatan Brondong, Lamongan. Akan tetapi, sebatas rekanan bersama Aneka Usaha Lamongan Jaya Perusahaan Daerah. Investor di Lamongan itu PT Prasadha Pamunah Limbah Industri PPLI Dowa. Dowa Eco System Co Ltd, perusahaan asal Jepang pengelola fasilitas di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat tetap menjadi investor utama untuk fasilitas di Lamongan itu. "Jadi, nanti antara Mojokerto dan Lamongan akan saling mendukung. Investasinya kurang lebih sama, tahap awal nanti Dowa akan investasi minimal Rp 500 miliar. Bisa meningkat sampai Rp 1 triliun," kata Video Pilihan di Bawah IniPusat pengolahan limbah di Israel memakai peralatan modern untuk mengubah sampah menjadi bahan bakar.
PengelolaanLimbah B3. Berdasarkan pengalaman kami sebagai konsultan limbah B3, ada beberapa hal yang biasanya perlu diperhatikan dalam manajemen limbah B3 bagi perusahaan, sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah No. 101 tahun 2014. Berikut ini 9 hal penting mengenai pengolahan limbah B3 antara lain: 1. Kategori limbah B3
SURABAYA - Provinsi Jawa Timur dinilai memiliki potensi yang besar untuk pengembangan industri pengolahan limbah B3 bahan berbahaya beracun mengingat jumlah industri di Jatim sangat Ketua Umum Kadin Bidang Investasi, Turino Junaidi mengatakan jumlah industri di Jatim yang berpotensi sebagai penghasil limbah B3 mencapai perusahaan. Hanya saja, tingkat investasi untuk industri bidang pengolahan limbah masih sangat kecil.“Padahal keberadaan industri pengolahan limbah B3 ini menjadi penting dan perlu mendapat dukungan, selain untuk menjaga lingkungan tetap baik tetapi juga untuk meningkatkan kinerja investasi,” jelasnya, Selasa 10/11/2020.Dia mengatakan pengusaha berharap dengan adanya UU Cipta Kerja yang telah disahkan pemerintah bisa mendorong pertumbuhan industri di sektor pengolahan limbah ini, utamanya karena dalam undang-undang tersebut memberikan dukungan bagi investor melalui kemudahan dan percepatan perizinan usaha. “Dukungan dari pihak kepolisian juga dibutuhkan agar seirama dengan pemerintah pusat dalam menjaga iklim Investasi, misalnya tidak mempermasalahkan perizinan bagi usaha mikro kecil dan menengah, apalagi dalam UU Pusat Penelitian Lingkungan Hidup menyebutkan UMKM harus dibantu Amdal dan UPL/UKL,” menyebutkan bahwa dari ribuan perusahaan di Jatim, ada sebanyak 5 industri yang menjadi penghasil limbah B3 JugaPenjualan Sekar Bumi SKBM Ditarget Tembus Rp3 TriliunRisma Gaungkan Pesan KepahlawananDi antaranya, industri kimia dengan volume sebesar 2,765 juta ton per tahun atau sekitar 52,2 persen, industri logam 1,149 juta ton per tahun atau sekitar 22 persen, industri kertas sebesar 698,98 ribu ton per tahun atau 13 persen, industri pembangkit listrik 290,42 ribu ton per tahun atau 6 persen dan industri gula sebesar 157,418 ton per LSP Lingkungan Hidup, Diah Susilowati menjelaskan meningkatnya pembangunan industri secara global telah berdampak negatif pada pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan melalui hadirnya limbah pabrik.“Penggunaan dan pengelolaan limbah B3 yang tidak sesuai ketentuan/peraturan, cenderung meningkat, ini terjadi karena kurangnya pengetahuan dunia usaha dalam pengelolaan limbah, dan pentingnya izin limbah B3,” tersebut pun, lanjut Diah, berimbas pada masih minimnya perusahaan yang mengajukan permohonan izin penghasil/pengelolaan limbah B3. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini jatim surabaya Insineratorpengolahan limbah B3 di Sulsel telah menjadi percontohan di KTI. Sebab sebelumnya, insinerator baru dibangun di Jawa Barat oleh PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), perusahaan pengolah limbah di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Terkait estimasi waktu dimulainya proyek tersebut, Hasdullah mengaku akan mengurus visibility study
Pengolahan Limbah Surabaya – Instalasi pengolahan limbah adalah sebuah struktur yang memiliki fungsi sebagai pembuangan limbah biologis maupun kimiawi. Pembangunan pembuangan limbah ini berguna untuk memenuhi standar yang telah pemerintah tetapkan demi kebersihan lingkungan. Sehingga memungkinkan limbah yang terbuang dapat digunakan untuk aktivitas yang lain. Selain itu jika limbah tersebut terbuang ke sungai tidak akan merusak ekosistem sungai tersebut. Salah satu limbah yang memerlukan proses pengolahan adalah limbah air. Dalam hal ini biasa disebut dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah IPAL, atau dalam istilah industri juga biasa disebut dengan WWTP Waste Water Treatment Plant. Pembuatan IPAL ini memiliki tujuan untuk membuang dan mengolah limbah berbahaya menjadi cairan yang ramah lingkungan sehingga tidak merusak ekosistem alam. Ada berbagai cara untuk membangun instalasi pengolahan air limbah IPAL, tergantung pada subjek limbah yang akan diolah. Ada berbagai jenis limbah sesuai kebutuhan, seperti limbah industri, limbah pabrik, limbah perkotaan, limbah rumah sakit, limbah medis, dan limbah hotel. Fungsi dan Pengtingnya Pembangunan Pengolahan Limbah Surabaya Karena instalasi pengolahan limbah memainkan peran penting dalam lingkungan, maka semua instansi dan industri wajib mendirikan pengolahan limbah di pabriknya. Fungsi dari fasilitas pengolahan limbah adalah sebagai berikut Pengolahan air limbah pertanian untuk menghilangkan kotoran hewan dan residu pestisida dari lingkungan pertanian. Pengolahan air limbah perkotaan, untuk mengelola limbah manusia dan limbah rumah tangga lainnya. —///—-///—/// industri, untuk mengelola limbah cair dari aktivitas sebuah industri dan komersial, sehingga tidak merusak ekosistem pada sebuah sungai maupun laut. Pengolahan IPAL pada bidang medical seperti rumah sakit atau puskesmas berfungsi untuk mengolah limbah hasil medis. Baik limbah padat maupun cair yang banyak mengandung bahan kima dan virus-virus penyakit yang menular. Memang secara umum pembuatan IPAL Instalasi Pengolahan Air Limbah memiliki fungsi utama agar output buangan lebih aman pada lingkungan, sehingga sesuai dengan standar mutu lingkungan. Rencanakan Jasa Pembuatan Pengolahan Limbah Terbaik Anda PT Tirta Semesta Engineering adalah Kontraktor untuk Chemical, Mechanical dan Electrical yang khusus bergerak di bidang water and waste water treatmentWWTP atau pengolahan air limbah IPAL. Perusahaan kami melayani jasa instalasi pengolahan air limbah IPAL atau WWTP di Sidoarjo, Surabaya, dan wilayah sekitarnya. Kami dapat memodifikasi equipment-equipment yang berhubungan dengan water treatment serta mendesain, fabrikasi, instalasi. Untuk menghindarkan masalah yang terjadi kami menggabungkan antara unsur Mechanical, Operation and ChemicalMOC. Sistem dan peralatan pengolahan limbah yang Kami rancang sesuai dengan teknologi dan standar yang telah terbukti. Hemat listrik, mudah digunakan, tangguh dan teruji, serta hasil pembuangan limbahnya ramah lingkungan. Sesuaikan Kebutuhan Harga IPAL Anda bisa menyesuaikan kapasitas pengolahan air limbah sesuai dengan kebutuhan Anda. Berapapun ukurannya, installasi pengolahan air limbah kami terbukti ramah lingkungan dan memenuhi baku mutu lingkungan. Instalasi Pengolahan Air Limbah IPAL adalah sistem atau struktur yang Kami rancang khusus untuk mengolah limbah biologis maupun kimia dan menggunakan air limbah tersebut untuk tujuan lain. Maka dari itu, IPAL menjadi solusi yang tepat untuk menangani masalah yang berkaitan dengan pengolahan air bersih bagi perusahaan besar, termasuk multinational company, perusahaan kecil dan menengah UKM agar bisa memanfaatkan teknologi yang tepat pada proses bisnisnya. Jasa Pengolahan Limbah Surabaya PT Tirta Semesta Engineering siap menangani pengolahan air limbah berbagai macam kebutuhan industri atau lainnya di wilayah Sidoarjo – Surabaya. Sejak 2004 kami sudah terpercaya oleh banyak masyarakat dan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Kami selalu memberikan hasil yang terbaik karena memiliki dukungan tenaga kerja yang ahli di bidangnya. Kami juga memiliki alat-alat yang canggih dan modern yang akan mempercepat proses pengerjaan. Info Lebih Lanjut Bagi Anda yg membutuhkan jasa pembuatan atau konsultan IPAL Surabaya dan wilayah lainnya untuk keperluan rumah sakit/puskesmas, industri, komunal/terpadu, laboratorium, industri, tekstil, & lainnya, tanya harga instalasi pengolahan air limbah silakan hubungan melalui nomor telepon yang tersedia pada website ini. Kontak Telephone 031-8014611 / 031-8014587 Whatsapp +62 811-371-411 Baca Juga >>> Reverse Osmosis Surabaya
TeoQfl.
  • zyu0exb4jo.pages.dev/332
  • zyu0exb4jo.pages.dev/54
  • zyu0exb4jo.pages.dev/206
  • zyu0exb4jo.pages.dev/238
  • zyu0exb4jo.pages.dev/298
  • zyu0exb4jo.pages.dev/39
  • zyu0exb4jo.pages.dev/38
  • zyu0exb4jo.pages.dev/399
  • pengolahan limbah b3 surabaya